Penggunaan teknologi automasi percakapan atau chatbot menjadi tren baru bagi para pelaku bisnis. Teknologi yang merupakan perkembangan dari kecerdasan buatan ini dinilai mampu meningkatkan kualitas pemenuhan kebutuhan dan pelayanan konsumen.

Salah satunya adalah chatbot yang dikembangkan oleh perusahaan lokal pengembang kecerdasan buatan, Kata.ai, yakni Sabrina dan Shalma. Oleh Kata.ai, Sabrina dan Shalma diciptakan untuk coba mengakomodir kebutuhan industri perbankan dan ritel.

Saat ini Sabrina sudah dipakai oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), sementara Shalma dimanfaatkan oleh Alfamart. Chatbot sendiri dirancang untuk menjalankan suatu fungsi melalui percakapan alamiah, memungkinkan pengguna berbicara dengan program ini seakan-akan berbicara manusia.

Dalam hal ini, chatbot dapat memungkinkan BRI dan Alfamart untuk menawarkan pengalaman yang lebih baik dalam berinteraksi dan meningkatkan kepuasan konsumen. Dikembangkannya kedua chatbot ini merupakan kesempatan mengimplementasikan teknologi kecerdasan buatan secara luas dalam masyarakat Indonesia.

“Kami yakin apa yang bisa kami capai melalui kemitraan dengan BRI dan Alfamart adalah langkah menuju demokratisasi AI sebagai suatu perangkat yang dapat meningkatkan produktivitas masyarakat Indonesia,” ujar Irzan Raditya, Co-Founder dan CEO Kata.ai dalam keterangannya, Jumat (9/3/2018).

“Hal ini sangatlah relevan mengingat jangkauan mendalam kedua perusahaan ini di Indonesia dan bagaimana mereka memegang peran fundamental dalam kehidupan sehari-hari bagi kita semua,” tambahnya.

Sabrina, yang merupakan singkatan dari Smart BRI New Assistant akan menjadi sebuah asisten virtual yang dapat membantu konsumen BRI mengakses informasi mengenai layanan perbankan dan finansial. Sabrina diklaim dapat membantu konsumen menemukan lokasi BRI terdekat dan menangani keluhan pelanggan.

Semua layanan ini dapat diakses melalui percakapan dengan Sabrina dalam Bahasa Indonesia.

Sedangkan Shalma yang merupakan singkatan dari Sahabat Alfamart dihadir kan untuk memenangkan hati konsumen. Shalma diklaim akan memberikan pengalaman interaksi yang lebih baik lagi dengan setiap konsumen.

Sebelum merilis Sabrina dan Shalma, Kata.ai lebih dulu merilis Veronika yang merupakan chatbot milik Telkomsel dan chatbot milik Unilever, yakni Jemma di tahun 2017.

Sumber: inet.detik.com

0
Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2018 IT Learning Center Indonesia
IT Learning Center @ Proxsis Space